Showing posts with label Padi. Show all posts
Showing posts with label Padi. Show all posts

20 February 2008

Padi - Sang Penghibur

Setiap perkataan yang menjatuhkan
Tak lagi kudengar dengan sungguh
Juga tutur kata yang mencela
Tak lagi kucerna dalam jiwa

Aku bukanlah seorang yang mengerti
Tentang kelihaian membaca hati
Ku hanya pemimpi kecil yang berangan
Tuk merubah nasibnya

Oh..bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya

Kugerakkan langkah kaki
Dimana cinta akan bertumbuh
Kulayangkan jauh mata memandang
Tuk melanjutkan mimpi yang terputus

Masih kucoba mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tanah
Lelah, penat tak menghalangiku
Menemukan bahagia

Oh..bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya

Yang lelah jiwanya…

Oh..bukankah ku bisa melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya…

Bukankah hidup ada perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kuhelakan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali…berlari kembali
Melangkahkan kaki…menuju cahaya

(Bagai bintang yang bersinar, menghibur yang lelah jiwanya
Bagai bintang yang berpijar, menghibur yang sedih hatinya)




Padi - Harmony

Aku mengenal dikau
Tak cukup lama ... separuh usiaku
Namun begitu banyak...pelajaran
Yang aku terima

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud harmony

Segala kebaikan
Tak akan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa
Karna kupercaya
Kan berujung indah

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud harmony

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud harmony...



Padi - Belum Terlambat

Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku

Dipangkuan hati titian hidupku
Tak pernah kutau ada sesuatu
Didalam jiwamu membahagiakan dirimu
Betapa kusungguh
Tak menyadari itu

Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki

Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah kumenyentuh wujudnya

Membayangkan itu akupun mencoba
Mengerti sedikit tentang perasaan itu
Pernah terkaburkan oleh pilu kepedihan
Mungkin aku salah mengartikan itu semua

Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah kumenyentuh wujudnya

Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki

Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah kumenyentuh wujudnya

Tak sekalipun ku menyentuh wujudnya...

Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki




Padi - Rencana Besar

Bisakah ku singgah dihatimu
Berharap sebentuk tempat yang tulus
Sesuatu yang kupercaya
Ada tersimpan disana

Terlalu lama aku harus terdiam
Atau mungkin ku tak percaya sungguh
Akan kesempatan dan kemungkinan
Yang terjadi nanti

Karna ku yakin ada pintu yang terbuka
Diantara hatiku dan hatimu

Its been years since we've met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end

Bila firasat ini memang benar
Memilikimu adalah maksud
Dari sebuah rencana besar
Merubah hidupku

Jikalau aku harus berhitung benar
Akan kemungkinan yang bisa ada
Bilaku bisa memilikimu
Bahagialah aku

Karena ku yakin ada pintu yang terbuka
Diantara hatiku dan hatimu

Its been years since we ve met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end

Its been years since we ve met
And days had gone by
Now its the time to make up my mind
Oh...May be I could nev er have you in my life

(Perkenankanlah aku singgah dihatimu
Berharap sebentuk tempat yang tulus
Sesuatu yang kupercaya
Ada tersimpan disana)




Padi - Terluka

Langit masih terrbalut mendung hitam
Masihku cemas bila saatnya datang

Badai...angin...topan...menghempas
Segalanya...kapankah akan berakhir

Lumpur merendam
Pilunya belumlah sirna
Jika mentari panasnya tak lagi menyengat
Apakah ini adalah...akhir dari
Tempatku berpijak

Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah
Menyalahkan hidup

(Per)siapkan hati
(Per)siapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi

Gelombang biru menghunjam menyapu bumi
Puing-puing tersisa
Mengiris hati

Bilakah fajar akan bersinar
Dan berpijar lagi
Menerangi dunia

Kita mungkin terluka
Atau pun bisa mati
Tapi janganlah pernah
Menyalahkan hidup

(Per)siapkan hati
(Per)siapkan jiwa
Atas segala yang yang bisa terjadi




Padi - Jika Engkau Bersedih

Jika engkau bersedih ...pastilah ini ada maksudnya
Andai engkau bisa tertawa... seharusnya bahagia

Dan jika karma itu ada...berpeganglah atas hatimu
Karena kau tak akan bisa...mengabaikan takdirmu

Tak perlu engkau terus bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Sudahi saja tangismu
Tetapkan hati berjuang bersama lagi

Tahukah engkau bahwa... cinta itu adalah anugerah
Sama seperti adanya... hidup kita hidup ini
Mengertikah engkau bahwasanya
Gagal itu bukanlah kekalahan
Selama kau memahami apa... yang menguji hatimu

Tak perlu lagi engkau bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Semoga bertemu kembali
Tetapkan hati berjuang bersama lagi

(Tak perlu engkau terus bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Semoga bertemu kembali
Mengingat hari berjuang bersama lagi)

Tak usa h lagi bersedih...
Tak perlu terus bersedih...
Tak usa h lagi bersedih...
Tak perlu terus bersedih...




Padi - Teruslah Bernyanyi

Hei, saatnya tuk kembali
Saatnya tuk ikuti kata hati
Hei...hei...hei
Saatnya tuk bernyanyi
Melagukan mimpimu hari ini

Biarkan senandungmu mewarnai dunia
Dan biarkan sang waktu yang menguji semua
yang kau tawarkan

Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup didunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali

Hei, saatnya berlari memutar waktu menjalin mimpi
Hei...hei...hei
Tak perlu kau resahkan semua yang menghadang langkah kaki
Bukankah hidup ini adalah perjalanan yang tak berakhir

Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup didunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali

Nyanyikan laguku
Nyanyikan lagumu
O...ooo...oo....uhh...
Nananana...nana.nanana




Padi - Ode

Semua cerita tentangmu
Yang masih tersimpan didalam benakku
Meresap dijiwaku
Memenuhi ruang hatiku

Seperti cahaya mentari kau hadir
Terangi hidupku, terangi jalanku
Menuntunku memaknai semua

Dan aku takkan melupakan
Semua yang ind ah
Yang pernah engkau ucapkan

Meski kau telah berlalu
Tak lagi disisi, namun cintamu akan tetap hidup
Tak terhapuskan, tak tergilas oleh waktu

Meski kau telah berlalu
Tak lagi disisi, namun cintamu akan tetap hidup
Tak terhapuskan, tak tergilas oleh waktu

Dan aku takkan melupakan
Semua yang ind ah yang pernah engkau berikan

Cintaku tak henti mengalir untukmu
Mengenalmu adalah hal terindah yang pernah aku alami

Oo..aku tak akan pernah melupakan
Semua yang ind ah
Yang pernah engkau ungkapkan

Setiap pesan kan terukir di hati
Semoga damai selalu bersamamu
Semoga damai selalu bersamamu




Padi - Jangan Datang Malam Ini

Kau datang mengejutkan diriku
Menikam hatiku...detak jantungku
Sesungguhnya ku tak inginkan dirimu
Disaat ini...ditempat ini...

Dipelupuk hatiku melupakanmu
Di pusara jiwaku
Pernah ku memiliki
Kisah tersembunyi dalam hidupku

(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya

Apapun yang terjadi
Kau tau, sebenarnya hidupku
Sudah menyenangkan...
Saat ini sudah cukup...cukup sudah...cukup sudah
Ku berbahagia

Tak sepatutnya kita berjumpa lagi
Tak sepantasnya aku
Menyimpan perasan di satu tanganku yang lain

(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya

Semua tlah berakhir di hari itu
Tak perlu kususun lagi serpihan yang dulu
Aku tak bisa menjadikan semunya sempurna
Hanya keinginan yang terbaik
Bagi semuaa...

(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya

(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan...)
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya

Kau datang disini, terlanjur...mengejutkanku




Padi - Aku Bisa Menjadi Kekasih

Segalanya kan bisa menjadi baik
Jika kita tak saling menyakiti
Apapun yang sudah terjadi
Bilakah kita harus merelakannya

Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu...kepadamu...

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa menjadi musuhmu
Aku bisa menjadi sahabatmu

Menerjemahkan isi hati
Mungkin lebih baik dengan berbicara
Bukakankah jalannya hidup menjadi mudah
Bila kita saling bisa melengkapi

Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu...kepadamu...

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa menjadi musuhmu
Aku bisa menjadi sahabatmu




19 February 2008

Padi - Ternyata Cinta

Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata... perasaanmu padaku

Telah cukup lama kudiam...
didalam keheningan ini
Kubekukan di bibirku
Tak berdayanya tubuhku

Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta... (tulus mendekap jiwaku)

Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya

Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku


Padi - Terlanjur

Katakanlah padaku bila engkau mau
Melabuhkan hatimu bersandar padaku
Kau tau aku tak bisa jauh darimu
Walau hanya sekedar sejenak berpaling saja

Biarkan semua orang tahu, engkau memang kekasihku
Karena kuterlanjur mencintai dirimu
Biarkan semua orang tahu, engkau memang kekasihku
Karena kuterlanjur mencintai dirimu

Percayalah padaku, yakinkan dirimu
Menepiskan perasaan atas masa lalumu itu
Persilakan saja aku yang mengerti kamu
Memaksa untuk melupakan tentang kekasihmu itu

Padi - Tak Hanya Diam

Meresap kecup hangat... sebentuk cinta
T'lah terukir di dalam jiwaku
Seperti tetes embun menyegarkan hari
Terciptakan keajaiban di hati..

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta tak hanya diam

Aku yang berkelana mengarungi hidup
Mencari untaian arti, makna...
Apakah sesungguhnya balasan dari cinta
Pasti bukan harta dunia semata...

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta bukan hanya pertautan hati
Cinta bukan hasrat luapan jiwa
Cinta tak hanya diam...

Jika mungkin bumi harus terguncang badai
Tapi cinta takkan mungkin hilang

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta bukan hanya pertautan hati
Cinta bukan hasrat luapan jiwa
Cinta adalah cinta

Padi - Sudahlah

Cerita lalu seakan nyata
Larut kita didalam rasa
Mengalir terbawa jangan teruskan
Kita yang pernah mengukir cinta
Berbayang masa saat bersama
Hanyutkan kita coba hentikan

Sudahlah... aku pergi
Sudahlah... aku pergi

Lelahkan jiwa meski berharap
Rasakan lagi cinta kita dulu
Tapi ah... ah... kita terpisahkan

Derasnya sisi religi
Mengasah alur hidup kita
Jangan sesali
Coba kuatkan hati... oh
Aku pergi...

Padi - Sobat

Sobat, aku sungguh tak mengerti
Semua ini bisa terjadi
Setelah perkenalan itu aku terhanyut
Aku seberat-beratnya tak kuasa
Dambakannya, rindukannya

Kutahu dia milikmu tercinta
Sebagai kembang yang kaupilih
Namun hatiku, hatinya, mengisyaratkan rasa
Ingin memetik, melangkah, menjadikan ikatan abadi oh...
Dambakannya, rindukannya

Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti

Kucoba menahan himpitan rasa itu
Merajam keruhnya jiwaku
Mengapa hidupku dan dirinya terikat rasa tulus
Tak 'kan menyusutkan pelukku dan rindunya
Dambakannya, rindukannya

Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti

Dambakannya, rindukannya
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti

Padi - Siapa Gerangan Dirinya

Aku sayapnya... tambatan hatinya
Yang mengilhami tiap langkah hidupnya
Begitu adanya... dalam goresan pena
Ia suratkan berkala untukku
Tak sekalipun kujumpai dia

Tak pernah berhenti mencintaiku
Seluruh jiwa raga meskipun samar
Siapakah gerangan dirinya

Aku nafasnya mungkin pula nadinya
Kan menjaga denyut jiwanya
Berartinya aku dimata hatinya
T'lah meniupkan cinta sejatinya
Sungguh enggan ia merelakan aku

Tak pernah berhenti mencintaiku
Seluruh jiwa raga hati meskipun samar
Siapakah gerangan dirinya

Padi - Seuatu Yang Indah

Kekasihku
Aku telah mengenalmu sekian lama
Sepatutnya aku bisa mencintaimu sepenuh hati
Kuharapkan engkau dan aku
Saling mengerti bukan menyakiti
Tak perlu lagi ada pertengkaran

Kini aku temukan
Telah aku dapatkan
Jauh sudah tersimpan
Sesuatu yang indah dari dirimu
Semoga aku bisa
Mungkin pun aku mampu untuk dapat
Memberikan tulus hatiku

Kekasihku
Betapa aku tak pernah dapat membuaimu
Dengan kata-kata cinta
Yang mungkin bisa menyejukkanmu
Sungguh aku masih ingin
Terus mencari dalam jiwamu
Rasa ini ingin kuakui

Kini aku temukan
Telah aku dapatkan
Jauh sudah tersimpan
Sesuatu yang indah dari dirimu
Semoga aku bisa
Mungkin pun aku mampu untuk dapat
Memberikan tulus hatiku

Kekasihku
Maafkanlah aku
Jika tak mampu bahagiakanmu
Memelukmu dengan rasa cinta

Kini aku temukan telah aku dapatkan
Jauh sudah tersimpan
Sesuatu yang indah dari dirimu
Semoga aku bisa
Mungkinpun aku mampu untuk dapat
Membahagiakan hatimu

Padi - Seperti Kekasihku

Engkau... seperti kekasihku yang dulu
Sungguh... hadirmu menyejukkan risau jiwaku
Begitu lekatnya... perasaanku kini padamu
Hingga... anganku kusandarkan padamu

Memang gerakmu memang langkahmu
Mengingatkan aku pada dirinya yang telah berlalu
Inginku menyangkal inginku membantah
Betapa pesona dirimu memikat erat jiwaku

Mungkin... terbuai mungkin aku terlena
Ada... keinginan yang tak tentu arah
Engkau... tercipta bukan untuk bersama
Biar... kunikmati kerinduan ini

Maafkan aku yang selalu teringat akan dirinya
Menggugah segala yang ada dalam kenanganku
Sedapatnya aku menepis keinginan itu
Kuharap engkau dapat memaafkan aku

Apa yang terpancar dari dalam hati
Tak dapat aku bantah tak mampu kusingkirkan
Sesungguhnya aku sangat ingin melupakan
Inginku melupakan .... inginku melupakan ....

Engkau... seperti kekasihku yang dulu
Sungguh... hadirmu menyejukkan risau jiwaku

Padi - Semua Tak Sama

Dalam benakku lama tertanam
sejuta bayangan dirimu
Redup terasa cahaya hati
Mengingat apa yang telah engkau berikan

Waktu berjalan lambat mengiring
dalam titian takdir hidupku
Cukup sudah aku tertahan
dalam persimpangan masa silamku

Coba tuk melawan getir yang terus kukecap
Meresap ke dalam relung sukmaku
Coba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
Mengalir mengisi laju darahku

Semua tak sama .. tak pernah sama
Apa yang kusentuh apa yang kukecup
Sehangat pelukmu .. selembut belaimu
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

Apalah arti hidupku ini memapahku dalam ketiadaan
Segalanya luruh lemah tak bertumpu
Hanya bersandar pada dirimu
Ku tak bisa, sungguh tak bisa
mengganti dirimu dengan dirinya

Sampai kapan kau terus bertahan
Sampai kapan kau tetap tenggelam
Sampai kapan kau mesti terlepas
Buka mata dan hatimu relakan semua

Padi - Save My Soul

Now I'm sitting in the corner of my room
Staring through the window, watching the sun goes down
And the shadow starts to creep accross the floor
In this Loneliness, I'm crying in my bed

And the rain begin to fall down on me
As the sadness growing deep inside me
I feel a little insecure right now
I am crawling, looking for a place to hide

So where has all my lights gone?
For I need to fine the way out there
In my every breath, I am chanting your name
Give me strength so I can save my soul

My minds keeps telling me to hold on
And says I have to be a real man
I'm still wondering if I'll ever find my way
That leads me to your light and to your grace

So where has all my lights gone?
For I need to fine the way out there
In my every breath, I am chanting your name
With every breath, I'm hoping
I can find the way to save my soul