Showing posts with label Naif. Show all posts
Showing posts with label Naif. Show all posts

11 March 2008

Naif - Johan dan Enny

Hei kamu yang di belakang situ, ku ingin engkau tau
Bila dikau menutup pintu, ku 'kan tetap menunggu
Usah kau resah selalu … yang lalu biar berlalu
Selama mentari menyinari dunia fana ini
Ku harap tak kau tutup pintu, biarkan ku termangu
Yang lalu telah berlalu … usah kau ragukanku
Jalan kita masih panjang biar terus berjalan
Tolong Tuhan bantu hamba … jangan
Kau buat sirna
Hei kamu yang di balik pintu, ku ingin engkau tau
Bila saat pintu kau buka, ku akan tetap ada
Usah kau resah selalu
Yang lalu biar berlalu
Jangan kau ragukanku

Naif - Posesif

Ku ingin tau, kau harus mau
Ku ingin kau begitu agar kau tau
Jadilah engkau milikku selalu .. utuh
Tanpa tersentuh .. cuma aku

Bila ku mati, kau juga mati
Walau tak ada cinta sehidup semati
Jadilah engkau milikku selalu .. utuh
Tanpa tersentuh .. cuma aku

Reff:
Mengapa aku begini ..
Jangan kau mempertanyakan!!!

Bila ku mati, kau juga mati
Walau tak ada cinta, sehidup semati

Kembali ke Reff (3x)

Bila ku mati, kau juga mati
Walau tak ada cinta, sehidup semati

Naif - Hai Monas

Bangun pagi-pagi, menghadapi hari
Ayam berdiri berkokok
Ayo bersiap 'tuk memulai hari ini
Udara yang segar buat badan bugar
Kuhirup dan kuberlari
Putari Monas tujuh kali tiap hari
Di tiap hari … slalu begini … berulang kali … peristiwa yang kualami tiap hari tiap pagi
Mentari tlah datang
Hai Monas menantang
Peluh mulai bercucuran
Kulitku kini memerah habis terpanggang
Nafasku terengah, tubuhku pun lelah
Namun tanpa keluh kesah
Kulari dan kuberlari pantang menyerah
Di tiap hari … slalu begini … berulang kali … peristiwa yang kualami tiap hari tiap pagi
Hai Monas kini tlah ramai lagi … semua menari … menikmati segarnya udara di pagi hari ini

Naif - Selalu

Selalu menemaniku saat kau jauh dari diriku
Ia bercahaya di atas sana .. di kesunyian malam
Sentuhan lembutnya membalut tubuhku .. menghangatkan diri yang sepi
Selalu mengobatiku .. saat rindu menerpa diriku
Tuhan .. biarkanlah ia temaniku sepanjang malam ... selalu

Naif - Safari Menuju Laut

Uuhu … tancap kombimu, safari menuju laut
Waw!!! Gadis pantai menantimu, bikini bikin terpaku
Oh indahnya suasana … laut tiada matinya Langit cerah … bergairah … ceria di tepi samudera …
Uuhu … angkat papanmu, berlari menuju laut Waw!!!
Nah 'tu dia ombak datang, hatiku semakin girang
Dan ku terjang … papan goyang, meluncur tiada terhalang
Ku dipandang gadis pirang berbikini belang-belang
Uuhu … laju papanku … kendali ombak menderu
Waw!!! Terhempas ke dasar laut, hampir ku di ujung maut
Oh ternyata … tiba-itba … ku tertolong lumba-lumba
Ooh dahsyatnya … waah asyiknya berpapan selancar ria!!!

Naif - Stop

Ku akan pergi, jangan khawatir
Ku akan pergi, janganlah khawatir .. sudahlah kau hentikan, segala tangismu
Ku tau semua yang kau inginkan
Hentikanlah! .. Hentikan saja tangismu!
Ku mohon .. stop! Tak malukah dirimu
Ku akan pergi, jangan khawatir
Hendak ke mana tiada terpikir
Ku pasti akan rindu .. air mata buayamu
Tapi ku tak mau jadi dombamu!
Hentikanlah! .. Hentikanlah semua!
Ku mohon .. stop!!!
Ku pergi segera .. Ke Bali .. ke Hawaii .. ke Paris .. ke Belgi .. ke London
India .. Malaysia .. ke Cina .. keliling-keliling dunia

Naif - Towal Towel

Ditowal-towel jangan marah-marah
Ditowal-towel jangan marah-marah
Kalau ditowel hati sebelah bisa jadi marah
Towal-towel … towal-towel
Towal-towel … towal-towel
Towal-towel … towal-towel

Naif - Kencan Pertama

Tak sabar ku menunggu 'tuk berjumpa (tak sabar ku 'tuk berjumpa)
Pergi ke rumah kekasihku yang tersayang bawa bunga sekeranjang harum indah menawan
Sejuta kata manis yang telah kusiapkan 'tuk kelak ku katakan pada gadisku seorang
"Kau pelangiku cerah selalu warnamu, secerah hatiku kala ku ingat dirimu." Dikau kekasih yang cantik nan rupawan (kekasih… rupawan) membuat hati Abang melayang jauh ke awan (jauh ke awan)
Semoga semua ini yang kurasakan (semoga… rasakan) padamu seorang tak bertepuk sebelah tangan (sebelah tangan)
"Kau pelangiku cerah selalu warnamu, secerah hatiku kala ku ingat dirimu." Tak sabar ku menunggu 'tuk berjumpa (tak sabar ku 'tuk berjumpa…jumpa denganmu)
Berjumpa dengan dirimu seorang (jumpa dirimu seorang)
Waktu terasa panjang saat jumpa menjelang
Tak sabar menunggu 'tuk berjumpa (tak sabar menunggu 'tuk berjumpa)

Naif - Lepas Jiwa

Ku berdiri .. ku sendiri
Tiada ada lagi resah di hati
Semua telah jauh pergi .. semua telah jauh pergi
Dan ketika .. dan kurasa
Langit biru dan harum pagi
Melayang dan kini menyepi
Tenggelam .. rindu bebas
Telah kucoba .. merasakan
Reguk semua kedamaian .. maya menjadi kenyataan
Andaikan ini .. surga

Naif - Jual Pesona

Tahun baru telah tiba, saat kita bergaya … saling jual pesona
Ada yang banyak gaya, ada yang diam saja … tapi bahaya
Muda mudi bergaya, curi hati lawannya
Semua yang terjadi sudahlah biasa … saling jual pesona
Ada sebuah cerita, Robi merajut jala 'tuk tangkap hati Rosa
Model rambut yang usang, jadi trendi sekarang Siap untuk dipampang
Robi kedipkan mata, 'pasang aksi' katanya
Hati Rosa kini berbunga-bunga … ia telah jatuh cinta
Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan
Itu telah digariskan Seperti Joni yang telah tiga tahun berusaha
Raih simpati Ria Joni kini kecewa, Ria ada yang punya
Tetaplah hidup walau impian sirna
Anggaplah semua sudahlah biasa … di dalam hidup kita

Naif - Si Mesin Waktu

Hai kawan-kawan dengarlah kisahku
Bertualang menembus jagad dimensi waktu
Kalian mungkin tak pernah percaya, tetapi dengar diriku tak pernah berdusta
Kita 'kan bersama-sama ke sana
Mesin waktuku … menembus waktu
Berputar-putar berbagai haluan membuat suasana hati terasa senang
Rasakan degup jantung , memburu saat kau bertemu dengan si mesin waktu lewati masa depan, kini… masa lalu
Mesin waktuku … menembus waktu
Masa lalu ku arungi, masa depan ku hadapi
Menakjubkan oh, sungguh menantang
Mesin waktu, bawa daku bersamamu … kau dan aku
Bersama kita menuju ke dimensi waktu … oh mesin waktuku
Hai kawan jangan kau bimbang dan ragu
Marilah turut meluncur bersama diriku
Tapi awas jangan kau membuat kesalahan
Kau 'kan membuat sejarah alami perubahan, pengaruhi yang 'kan terjadi di masa depan

Naif - Mobli Balap

Ku pernah punya mobil balap sendiri
Yang bisa ngebut di jalanan tiap hari
Ku tidak pernah merasakan kesepian
Tak ada gadis yang menolak diantarkan

Asoy geboy ngebut di jalanan ibukota
Dipayungi lampu kota di sekitar kita

Suatu hari ada orang yang menantang
Gairah sembalapku makin tak tertahan
Kubalap dia dari kiri banting kanan
Tak kumelihat kuterobos lampu merah

Tiba-tiba pak pulisi datang menghampiri
Kutancap gas dengan maksud melarikan diri

Akhirnya ku menabrak pohon yang melintang
Tolong dong pak... Tolong dong pak, jangan ditilang
SIM pun tak ada STNK entah ke mana
Dan hingga kini ku berada di tahanan

Naif - Piknik 72

Pergi di hari Minggu
Bersama pacar baru
Naik vespa kliling kota
Sampai binaria
Hatiku jadi gembira

Sesampainya di sana
Duduk dua-duaan
Makan roti buaya
Dengar lagu kita
Kita menari bersama

Di batang pohon kan kuukir nama kita
Tanda sayang selalu

Sore hari telah menjelang
Saatnya untuk pulang
Vespa mogok di jalan
Turun pula hujan
Berteduh kita di taman

Lihat 'dik itu melati
Indah nian berseri
Kan ku petik untukmu
Simpan dalam hati
Nanti ku ambil kembali

Naif - Benci Libur

Di kala sendiri, merenung sepanjang hari
Menatap awan berharap pada Tuhan
Semoga hari ini... menyebalkan!!!
Cepat berganti

Oh... hari ini ku benci sekali
Bosan di kamar enggan keluar
Itulah oh mengapa aku benci
Hari libur

Siapapun yang mengganggu
akan aku tembak DORR!!

Naif - Jauh

Kasihku jauh dari hatiku
Kasihku... jauh sekali
Bilamana kugapai hatimu
Kau tak pernah peduli denganku

Kuingin kau tahu, cintaku hatiku
Kuingin kau tahu... cintaku

Kau selalu saja tak peduli dengan diriku
Kau jauh dariku, kuingin kau tetap milikku

Tapi kau jauh, kau jauh, jauh... smakin jauh
Dan kini kau benci, benci... benci aku...

Tetap milikku... meskipun kau telah jauh
Hatiku tetap kamu...
meskipun kau bukan milikku lagi...
Kau tetap... di hatiku..

Naif - Imaginary Son

The night has it's come
Watch for the moon and fallen star
Sit near me dear child
We'll make a wish for you and I

Tales and smile and lullaby
Now close your eyes and fly

Sleep tight little one
Don't let your fear inside your dream
I'm right here my son
I'm right beside you everytime

Tales and smile and lullaby
Now close your eyes and fly
In the morn' we'll play again
We'll make our days just fine

Sleep tight little one
Oh my imaginary son

Naif - Rumah Yang Yahud

Kuingin kau tahu
Sukamu suka kita bersama
Dukamu dukaku, semua dibagi rata
Milikmu, milikku... semua milik bersama
Tak ada rahasia yang tak pernah terbuka

Bangunlah sebuah rumah yang yahud
Di mana kita kan dapat bersama
Tak ada yang dapat menyusup masuk ke dalam

Naif - Puspa Indah

Telah lama terkenang
Puspa Indahku tersayang
Selalu kumenunggu
Surat dan kabarmu

Ah... puspa indahku
Oh... buluh perindu
Ku takkan jemu-jemu
'Tuk bersurat slalu

Walau jauh di mata
Tapi dekatlah di hati
Tempo-tempo bersua
Di stasion kota

Naif - Just B

Water fall from my eyes
Heaven's song thru my soul
Please be still in my heart
Just be still in my brain

Built my home raise my child
Bulit my life thru your dream
Please be still in my heart
Just be still in my brain

Violent soul tortured mind
Help me girl or I'll die
Don't need no stupid smile
Just be still in my heart